Cari Blog Ini

Rabu, 18 April 2018

AUDIT BKM 2017

AUDIT BKM SEKECAMATAN CIKARANG SELATAN .

Pada Hari : Selasa

Tanggal.   : 17 April 2018

Tempat     : Aula Kantor Kecamatan                                Cikarang Selatan


Yang telah melaksanakan audit :
BKM Amperas : Desa Serang
BKM Barokah  :  Desa Cibatu
BKM Sejati : Desa Sukasejati
BKM Madani : Desa Sukaresmi
BKM Ridho Ilahi : Desa Sukadami
BKM Uswatun khasanah : Desa Ciantra
BKM Tunas Mandiri : Desa Pasirsari

Sebagai suatu prosedur tetap bahwa setiap kegiatan tentunya harus ada pertanggungjawaban, demikian pula di BKM Ridho Ilahi , Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan yang mengelola dana masyarakat, maka setiap kegiatannya harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan kaidah akutansi yang akuntable dan transparan.

Koordinator BKM :
BKM Uswatun khasanah : Banem
BKM Amperas : Tri Sulistyowati
BKM Tunas Mandiri : Kemas
BKM Ridho Ilahi : Nurcholis
BKM Madani : Syamsudin
BKM Barokah : Suyatini 
BKM Sejati : Murdiana

Istilah audit sering kita dengar, namun ternyata terdapat beberapa jenis audit yang masing-masing audit memiliki ciri, tujuan, dan aktivitas yang berbeda. Mengacu kepada Carnegie Mellon University, terdapat lima jenis audit yang biasa dilakukan dalam organisasi, yaitu;

1. Financial Audit

Jenis audit ini berorientasi kepada pemeriksaan akuntansi, pencatatan, dan pelaporan transaksi keuangan, termasuk di dalamnya melakukan review terhadap kecukupan pengendalian keuangan internal.

 2. Audit Kesesuaian (Compliance Audits)

Jenis audit ini berorientasi kepada pemeriksaan kesesuaian terhadap regulasi pemerintah, peraturan perundangan, kebijakan organisasi dan prosedur.

3. Operational Audits

Jenis audit ini berorientasi kepada pemeriksaan penggunaan sumberdaya organisasi secara efektif dan efisien dalam rangka organisasi mencapai tujuannya. Audit jenis ini biasanya mengikutsertakan compliance audit, financial audit, dan information systems audit.

4. Investigative Audits

Jenis audit ini berlaku terhadap suatu kasus atau penugasan khusus. Fokus kegiatan audit ini adalah pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran peraturan, kebijakan, dan prosedur. Hasil dari audit ini akan berdampak kepada tindakan penghukuman kepada pihak yang dinilai bertanggungjawab terhadap kasus yang terjadi.

5. Information Systems (IS) Audits

Jenis audit ini berorientasi kepada pemeriksaan lingkungan pengendalian terhadap otomasisasi proses kerja dan bagaimana sistem beroperasi. Audit ini biasanya dilakukan dengan mengevaluasi input sistem, output, dan processing controls, backup dan rencana recovery, serta system security.

 Audit dapat pula dibagi secara internal dan ekternal, dimana audit internal sering disebit audit pihak pertama, yaitu audit dalam rangka mengevaluasi diri sendiri dalam rangka peningkatan kinerja organisasi. Audit eksternal sering dikenal dengan audit pihak kedua dan audit pihak ketiga, yaitu audit yang biasa dilakukan oleh customer terhadap suppliernya (audit pihak kedua) yang tujuannya adalah untuk memastikan produk dan pelayanan yang dibeli sesuai dengan standar yang disepakati, serta audit yang dilakukan oleh pihak independen seperti Badan sertifikasi, badan akreditasi, atau lembaga pemerintah yang tujuannya adalah untuk keperluan mendapatkan predikat/peringkat/sertifikat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar